BBGTK Jabar Gelar Workshop Uji Keterbacaan Instrumen
12 August 2025
Bandung (12/08) — Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat menggelar Workshop Uji Keterbacaan Instrumen Dampak Pelatihan, Instrumen Dampak Non Pelatihan, dan Instrumen TNA di Aula BBGTK Jabar, Kota Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan instrumen evaluasi yang digunakan mudah dipahami responden dan relevan dengan tujuan penelitian atau evaluasi.
Workshop diikuti oleh widyaiswara, pengembang teknologi pembelajaran, pengawas SMP, serta guru dari jenjang TK hingga SLB di Kota Bandung. Peserta mengikuti serangkaian agenda mulai dari orientasi instrumen, telaah keterbacaan bahasa dan kejelasan butir, diskusi kelompok, hingga penyusunan rekomendasi perbaikan.
Dalam sambutannya, ketua panitia, Dani Nuryamin menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas evaluasi pelatihan. “Dengan uji keterbacaan ini, kami dapat memperbaiki instrumen agar lebih akurat, jelas, dan dapat memberikan data yang benar-benar bermanfaat untuk peningkatan mutu pelatihan,” ungkapnya.
Melalui workshop ini, BBGTK Jabar berharap tersedianya instrumen yang lebih valid, reliabel, dan mudah dipahami, sehingga hasil evaluasi mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat.
Artikel Lainnya
Kareta Sobat Hadirkan Layanan Inklusif Pendidikan di Bulan Disabilitas Internasional
Bandung Barat (18/12) – Kareta Sobat (Karsob) hadir menyapa guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan masyarakat umum dalam rangka memperingati Bulan Disabilitas
BBGTK Jabar menjadi Salah Satu Sentral Pemantauan Asesmen Daring (SPAD) Biro OSDM Kemendikdasmen
Bandung (11/09) — Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan asesmen prediksi kompetensi
Guru Kabupaten Waropen Ikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi di BBGTK Jawa Barat
Bandung (29/10) — Sebanyak 27 guru dari Kabupaten Waropen, Papua, mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru dengan tema “Strategi Implementasi Pembelajaran Mendalam