BBGTK Jabar Selenggarakan ToT Calon Pengajar PM bagi Guru SMA, SLB, dan SMK
8 July 2025
Bandung (08/07) – Dalam upaya mendukung transformasi pendidikan yang berkelanjutan, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat menggelar Training of Trainers (ToT) Calon Pengajar Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) bagi guru SMA, SLB, dan SMK. Kegiatan berlangsung selama tujuh hari, mulai 2 hingga 8 Juli 2025, dengan pelaksanaan luring di tiga lokasi hotel di Kota Bandung. Sebanyak 339 guru dari berbagai daerah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Pembukaan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Kepala BBGTK Jabar, Mohamad Hartono, S.H., M.Ed., di Harris Hotel & Conventions Ciumbuleuit, Bandung, pada Jumat (04/07). Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar para guru peserta ToT dapat menjadi penggerak transformasi pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing. “Pembelajaran Mendalam bukan hanya metode, tetapi pendekatan menyeluruh untuk membentuk generasi yang kritis, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” ungkap Hartono.

ToT ini menggunakan pendekatan flipped learning, diawali dengan pembelajaran mandiri daring melalui LMS, kemudian dilanjutkan dengan sesi luring berupa diskusi, praktik kelompok, dan simulasi peer teaching. Materi pelatihan mencakup prinsip-prinsip PM, strategi fasilitasi orang dewasa, serta perencanaan dan asesmen pembelajaran. Peserta yang mengikuti kegiatan secara penuh dan memenuhi kriteria akan menerima sertifikat dari Direktorat Jenderal GTKPG yang dapat diakses melalui platform LMS GTK.
Artikel Lainnya
Merangkai “Rantai Hasil” di Lokakarya 6
Result Chain atau Rantai Hasil merupakan salah satu tahapan yang dilalui oleh Calon Guru Penggerak dalam merancang program yang berdampak
BBGTK Jawa Barat Selenggarakan Seminar Internasional HGN 2025 Usung Tema STEM dan Deep Learning
Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, BBGTK Jawa Barat menyelenggarakan Seminar Internasional HGN 2025 bertema
Ikhtiar Berjamaah dalam Mewujudkan Pendidikan Terbaik untuk Anak-anak di Provinsi Aceh melalui Program Sekolah Ramah Anak
Sudah dua tahap guru-guru di SDN 20, SDN 25, dan SDN 56 Banda Aceh mengikuti diklat Sekolah Ramah Anak tahun