BBGTK Jawa Barat Selenggarakan Seminar Internasional HGN 2025 Usung Tema STEM dan Deep Learning
25 November 2025
Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, BBGTK Jawa Barat menyelenggarakan Seminar Internasional HGN 2025 bertema “STEM Education in the Context of Deep Learning Policies” pada Selasa (25/11) di Kampus 1 BBGTK Jawa Barat, Bandung. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HGN yang diarahkan untuk memperkuat kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melalui pemahaman global mengenai pembelajaran STEM dan kebijakan pembelajaran mendalam.

Kegiatan diikuti oleh 228 peserta terdaftar yang terdiri atas Widyaiswara, Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP), guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Seminar menghadirkan dua narasumber internasional dari Monash University, yaitu Gillian Kidman dan Dr. Hazel Tan, serta Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar), dan tujuh narasumber nasional yang membahas strategi implementasi STEM dalam konteks pembelajaran abad ke-21.
Dalam sambutannya, Kepala BBGTK Jawa Barat, Sugito Adiwarsito, menyampaikan bahwa tantangan pendidikan hari ini memerlukan kapasitas guru yang mampu melampaui pendekatan pembelajaran konvensional.
“STEM dan pembelajaran mendalam bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis bagi guru Indonesia. Melalui seminar ini, kami ingin membuka ruang belajar global agar praktik pembelajaran di sekolah semakin relevan, kreatif, dan berpihak pada murid,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa BBGTK Jabar berkomitmen memperkuat kualitas pelatihan guru melalui kajian ilmiah dan praktik internasional.
Seminar dimulai dengan paparan para narasumber internasional yang menguraikan perkembangan global STEM education, model pembelajaran kontekstual, hingga strategi penerapan deep learning yang menekankan pemahaman konsep secara mendalam dan aplikatif. Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai bagaimana negara-negara lain mengintegrasikan teknologi dan pendekatan interdisipliner dalam proses belajar-mengajar.
Selain sesi pleno, terdapat workshop implementatif bersama narasumber internasional. Pada sesi ini, peserta merancang aktivitas pembelajaran STEM yang dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Diskusi berlangsung interaktif, mencakup tantangan penerapan STEM di sekolah Indonesia dan strategi adaptasi kurikulum agar selaras dengan kebijakan pembelajaran mendalam.

Para narasumber nasional turut memperkaya pembahasan dalam sesi panel yang meliputi pengembangan desain pembelajaran STEM, integrasi komputasional, penerapan STEM pada pendidikan anak usia dini, hingga kolaborasi guru menggunakan kerangka TPACK. Rangkaian sesi ini memberikan gambaran konkret mengenai peluang dan praktik terbaik implementasi STEM di berbagai konteks sekolah.
Dengan terselenggaranya Seminar Internasional HGN 2025, BBGTK Jawa Barat menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan kompetensi GTK yang modern dan responsif terhadap tantangan masa depan. Melalui kolaborasi global dan pendekatan berbasis bukti, kegiatan ini diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas pembelajaran di Jawa Barat dan Indonesia.
Artikel Lainnya
Pelantikan Dharma Wanita Persatuan UPT Ditjen GTKPG Kemendikdasmen, Tegaskan Peran Strategis Perempuan ASN dalam Keluarga dan Pendidikan
Parung – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTKPG), Kementerian Pendidikan
ABT Learning Kunjungi BBGTK Jabar, Jajaki Kerja Sama Teknologi Pendidikan
Bandung — ABT Learning melakukan kunjungan ke Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat (BBGTK Jabar) dalam rangka
Sesjen Kemendikbudristek Imbau Pejabat yang Dilantik Jalankan Amanah dengan Semangat Kolaboratif
Siaran Pers Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor : 512/sipres/A6/VIII/2022 Jakarta, 15 Agustus 2022 — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,