Berguru Ke Negeri Jiran
13 March 2019
Malaysia merupakan negara yang letak teritorialnya paling dekat dengan Indonesia di antara negara-negara lain di Asia Tenggara. Malaysia bahkan berbagi satu daratan dengan salah satu pulau di Indonesia yaitu Kalimantan. Karena menjadi tetangga yang terdekat itulah maka Malaysia dijuluki Negeri Jiran.
Beberapa tahun terakhir Malaysia dan Indonesia semakin getol melakukan kerja sama di bidang pendidikan. Contoh, sejak tahun 2014 Malaysia rutin mengirimkan mahasiswa calon guru pendidikan khusus dari Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia untuk belajar ke SLB Negeri 1 Bantul, Yogyakarta, Indonesia. Mereka dikirimkan dalam tim, tinggal selama dua bulan di Indonesia dan meleburkan diri dalam seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran di sekolah pendidikan khusus di Indonesia.
Tahun 2019 melalui program 1000 guru belajar ke luar negeri, Indonesia bertekad meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) menjadi lebih profesional. Pendidik dan tenaga kependidikan Indonesia bertandang ke berbagai negara, salah satunya yaitu belajar mengenai pendidikan khusus ke Malaysia.
“Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kemdikbud bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan RI” ujar Dr. Joko Ahmad Julifan, M.Si Kepala Bagian Umum dari PPPPTK TK dan PLB Bandung. Program Pelatihan Guru SLB di Malysia diikuti oleh 20 orang peserta yang terdiri dari 16 orang guru SLB dan 4 orang Widyaiswara PPPPTK TK dan PLB Bandung. Peserta akan belajar mengenai kegiatan psikomotor dan ragam intervensi bagi siswa berkesulitan belajar seperti autis, diseleksia, ADHD dan down syndrome. Program berguru ini akan dilaksanakan selama 3 minggu, yaitu terhitung tanggal 2 – 22 Maret 2019.
Oleh : (Widi Astuti SLBN 1 Bantul)
Karya GTK Lainnya
Aksesabilitas Warga Berkebutuhan Khusus di Kota Seoul
Pendidikan inklusi di Korea Selatan sudah berjalan dengan baik di segala bidang, tidak hanya di sekolah atau kampus, tapi juga
CERMIN (Cerita dan Meminta Informasi) dalam Menjalin Hubungan yang Baik Antara Guru, Siswa, dan Orang Tua di Awal Pembelajaran Daring Tahun Ajaran 2021/2022 pada Masa Pandemi Covid-19 pada Siswa Tuna Rungu Kelas XII SLB Negeri 2 Denpasar
Luh Made Suriwati, S.Si, M.Si, M.Pd Tulisan ini merupakan implementasi dari pelatihan program Guru Sahabat Keluarga yang diselenggarakan oleh