PPPPTK TK dan PLB Teken Nota Kesepahaman dengan PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap
26 September 2019
Kepala PPPPTK TK dan PLB, Bapak Abu Khaer @khaerabu dan Direktur PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap, Cipto Prayitno meneken Nota Kesepahaman terkait pengembangan pendidikan inklusif. Penandatanganan dilakukan di Wisma Gaharu Komplek Camp PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap pada Kamis (27/09) dan disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut, Bapak Abdillah.
Pak Kapus mengapresiasi langkah besar yang dilakukan PT Arutmin yang memfokuskan dana CSR pada pendidikan. Terutama di bidang pendidikan inklusif. Di mata Kapus, anak berkebutuhan khusus tidak harus dibedakan. Melainkan harus disamakan dengan siswa yg lain.
“Mereka harus bisa kita buat mandiri. Karena, sebenarnya mereka bisa berkarya ” ujar pak Kapus seraya menunjukkan berbagai produk hasil anak-anak SLB.
Ada kue cheese stick yang langsung dicicipi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut. Ada juga tas dengan motif hasil lukisan anak-anak ABK. “Batik yang dikenakan Pak Adhi Arsandi dan Saya adalah batik karya dari siswa SLB,” ujar Pak Abu.
Bersamaan dengan ditekennya Nota Kesepahaman, digelar Seminar bertajuk Implementasi Manajemen Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Peserta berjumlah 50 yg terdiri dari Guru dan Kepala Sekolah dari Kecamatan Kintap. Tampil sebagai narasumber yakni, Widyaiswara PPPPTK TK dan PLB, Dadang Garnida. Dan juga guru SMAN 2 Martapura, Ibu Luthfi
“Ini baru awal. Ke depan, kita akan terus bersinergi dengan PPPPTK TK dan PLB,” ujar Direktur PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap, Cipto Prayitno.

Berita Lainnya
Universitas Subang Gelar Orientasi Mahasiswa Program MBKM Mandiri dengan BBGP Jawa Barat
Subang, 28 September 2024 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang menggelar kegiatan orientasi bagi mahasiswa yang mengikuti
Training of Trainer Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar
Dalam menunjang implementasi Kurikulum Merdeka, Kemdikbudristek telah meluncurkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) sejak Februari 2022. Namun, hingga saat ini masih
Kota Makasar mengawali PKB untuk 1000 guru TK
Makasar (16/9), Bak jamur tumbuh di musim hujan, demikian pula respon positif pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan yang