Pra Pleno Kelulusan Program Guru Penggerak Angkatan 8

4 December 2023

Program PGP Angkatan 8 di mulai dari bulan Mei dan akan berakhir di bulan Desember 2023, BBGP Provinsi Jawa Barat mengadakan kegiatan Pra-Pleno Kelulusan Program Guru Penggerak Angkatan 8, hal ini dilakukan untuk melakukan persiapan menjelang kelulusan, diantaranya penyelesaian tugas, penyelesaian penilaian, dan refleksi pelaksanaan fasilitasi CGP oleh Fasilitator dan Pengajar Praktik.

Bertempat di Grand Mercure Yogyakarta Adi Sucipto, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, kegiatan ini dibuka oleh Kepala BBGP Jabar, Mohamad Hartono S.H, M.Ed pada hari Minggu (26/11). Dalam sambutannya beliau menyampaikan “Mari bersama-sama mewujudkan merdeka belajar melalui program pendidikan guru penggerak”. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada fasilitator dan Pengajar Praktik yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dan tetap menjaga profesionalisme fasilitator dan Pengajar Praktik dengan tidak melakukan hal-hal yang melanggar kode etik sebagai fasilitator dan PP. Kegiatan ini turut dihadiri pula oleh Kepala BBGP DIY, Dr. Adi Wijaya, S.Pd., M.A.

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) merupakan langkah strategis dari pemerintah Republik Indonesia dengan mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik, diharapkan program berikut dapat memberikan bekal kemampuan kepemimpinan dan mampu menggerakan komunitas belajar.

#BBGPJabar
#BBGPJabarJUARA
#Merdekabelajar
#Banggamelayanibangsa

Kareta Sobat Nganjang Ka Kampung Adat Miduana, Kab. Cianjur

BBGP Jawa Barat berkomitmen memberikan layanan ke seluruh penjuru Jawa Barat. Untuk itulah, BBGP Jabar berinovasi melalui program Kareta Sobat

Lokakarya 3 PGP angkatan 4 Kab. Garut

Lokakarya 3 PGP angkatan 4 Kab. Garut dibuka Kabid Ketenagaan, Pengembangan Bahasa dan Sastra Kab. Garut

Rapat Koordinasi Kesmavet: Pendampingan OJL Penyadaran Zoonosis

Program pendampingan OJL (On the Job Learning) terkait penyadaran zoonosis di Kabupaten Bandung Barat yang melibatkan Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner

Lapor Beri Kami Penilaian WhatsApp