Redisain Diklat PJJ Bidang TK dan PLB
9 December 2020
Pandemi Covid-19 yang kita alami beberapa bulan ini, telah mengubah cara kita menjalani kehidupan. Kita harus menjalani hidup dengan protokol kesehatan, agar terhindar dari Covid-19. Begitu pula dengan PPPPTK TK dan PLB yang memiliki tupoksi dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan. Sejak pandemi Covid-19, PPPPTK TK dan PLB mengubah cara melaksanakan tupoksinya dengan berbagai kegiatan melalui Could Teacher Training (CTT) dan media sosial.
Hingga November 2020, PPPPTK TK dan PLB telah melakukan 280 kegiatan, yang terdiri dari CTT sebanyak 53 kegiatan diklat dan 63 kegiatan non diklat, sedangkan di media sosial sebanyak 164 kegiatan.
Diklat yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka berubah menjadi diklat secara daring (dalam jaringan). Tentu hal ini mengubah bagaimana cara belajar mengajar dalam kegiatan diklat. Oleh karena itu, pada tanggal 7 hingga 9 Desember 2020, PPPPTK TK dan PLB melaksanakan kegiatan Redisain Penyusunan Bahan Ajar Diklat Pembelajaran Jarak Jauh, Pembelajaran Berbasis Aktivitas Bidang TK dan PLB Tahap 1.
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Novena Lembang, Kab. Bandung Barat ini membahas tentang bagaimana menyusun modul Pembelajaran Berbasis Aktivitas. Pada kesempatan ini hadir secara online, Bapak Mansur Arsyad dari Direktorat Pembinaan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PPPGTK) dan Ibu Ismayani, pengembang modul PBA. Selain pemaparan, kegiatan ini juga membahas tentang desain diklat yang akan dilaksanakan oleh PPPPTK TK dan PLB. (sri/eko)
Berita Lainnya
Workshop Evaluasi dan Tindak Lanjut Program Kemitraan di Dalam dan Luar Negeri Tahun 2017
Pembukaan Workshop Evaluasi dan Tindak Lanjut Program Kemitraan di Dalam dan Luar Negeri Tahun 2017. Penutupan Workshop Evaluasi dan Tindak
Pengelanan Inklusi di Taman Kanak-kanak
Pengenalan Inklusi di Taman Kanak-kanak: G to G partnership antara PPPPTK TK dan PLB, Bandung dengan Sydney University, Australia “…only inlusive
Pembukaan dan Pengarahan Capacity Building PSP Jenjang PAUD Kabupaten Kuningan
Bandung (05/02) — Sebanyak 19 orang Kepala Sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Kelompok Bermain (KOBER) Kabupaten Kuningan